situs-judi-poker

Menerapkan Pemikiran Berbasis Rentang dalam Judi Poker

Anda sering mendengar para pemain poker profesional berbicara tentang menempatkan lawan pada “rentang” kartu daripada kartu tertentu dalam permainan judi poker. Untuk melancarkan strategi anda dalam membaca karakter lawan, anda harus menerapkan pemikiran berbasis rentang kartu yang dimiliki lawan anda.

Mengapa? Karena dengan berbicara tentang rentang daripada kartu tertentu, anda bisa lebih baik dalam menggambarkan pemikiran masing-masing pemain mengenai kemungkinan kartu milik lawan dan dengan demikian, anda bisa lebih paham bagaimana pemain itu akan memilih tindakan untuk melanjutkan.

Ini adalah cara yang jauh lebih bermakna untuk berbicara tentang strategi daripada hanya bereaksi terhadap hasil, dan juga kebiasaan yang baik untuk dikembangkan saat bermain.

Langkah Pertama: Kenali Lawan Anda

Pemikiran berbasis rentang sering dimulai dengan memahami gaya dan kecenderungan lawan seperti yang ditunjukkan selama permainan sebelumnya yang anda amati dari pemain itu. Kadang-kadang kita tidak tahu hal pertama tentang lawan baru, tetapi sangat sering kita memiliki setidaknya beberapa gagasan tentang bagaimana seorang pemain bermain, bahkan setelah hanya beberapa sesi..

Kategori yang paling sering digunakan untuk profil seperti itu adalah “longgar” dan “ketat” (mengacu pada frekuensi kartu dimainkan) dan “agresif” dan “pasif” (merujuk pada bagaimana pemain memainkan kartu itu). Dua set kontras ini menghasilkan empat tipe pemain:

  • Ketat-Pasif — Memainkan lebih sedikit kartu, kebanyakan check dan call
  • Ketat-Agresif Memainkan lebih sedikit kartu, kebanyakan bet dan raise
  • Longgar-Agresif — Memainkan banyak kartu, kebanyakan bet dan raise
  • Longgar-Pasif — Memainkan banyak kartu, tetapi kebanyakan check dan call

Ada beberapa subkategori dan variasi dalam masing-masing dari keempat jenis itu (misalnya, beberapa pemain ketat-agresif bermain lebih banyak kartu daripada yang lain; beberapa pemain longgar-agresif melakukan bet dan raise lebih jarang daripada yang biasanya) dan beberapa pemain juga memadukannya.

Namun semua itu tetap merupakan langkah pertama yang bermanfaat menuju pemikiran berbasis rentang jika anda melawan pemain yang sudah anda amati.

Mengidentifikasi Rentang Kartu

Katakanlah anda telah memastikan lawan tertentu sebagai pemain ketat-pasif. Dia jarang secara sukarela memasukkan uang ke dalam pot, lebih sering melakukan fold pada sebagian besar kartu dan hanya bermain pada tahap akhir dengan kartu As-King dalam beberapa sesi. Itu akan membantu anda mempersempit jangkauannya jika anda terus maju dan bermain melawannya.

Sebuah kartu muncul dimana pemain ini membuka taruhan dengan melakukan raise dari posisi awal, dan setelah melihat pada kartu anda 8♣ 8, anda memutuskan untuk call dari posisi akhir. Pemain di posisi blinds melakukan fold, dan kemudian flop datang dengan tiga kartu komunitas Q7♣ 6♠, dan dia bertaruh sebanyak dua pertiga dari total pot.

Mengidentifikasi rentang kartu biasanya melibatkan pengumpulan dan penerapan tiga jenis bukti, yaitu profil lawan anda (seperti yang anda tentukan sebelumnya), aksi taruhan, dan kartu yang ada di atas meja. Di sini anda memiliki pemain ketat-agresif yang melakukan raise dari posisi awal (tidak biasa untuknya) diikuti dengan taruhan lanjutan dalam ukuran yang cukup besar pada kartu yang ada di atas meja.

Itu adalah informasi untuk mengurangi rentang kartu yang mungkin dimilikinya. Semua ini menambah kekuatan dan rentang yang sangat sempit, yang kemungkinan hanya mencakup “kombinasi buatan” tertentu (yaitu, pasangan kartu besar atau AQ), yang sebagian besar mungkin lebih tinggi dari pasangan kartu 8 anda.

Profil Lawan, Tindakan Taruhan, dan Kartu Komunitas

Sekarang, mari kita anggap lawan anda adalah pemain yang cerdas, ketat-agresif dan berada di posisi duduk cutoff (dan anda masih duduk di posisi button), dan yang lainnya masih sama dengan flop Q7♣ 6♠. Rentang kartu dari lawan yang telah anda tandai itu sekarang semakin luas, mencakup pasangan kartu seperti AK, AJ, A-10, untuk diikuti dengan AQ, beberapa pasangan kartu rendah dipasangkan dengan kartu premium, dan mungkin beberapa konektor yang sejenis (misalnya Q5 atau Q4).

Dengan pemain seperti itu, pasangan kartu 8 anda mungkin berada di depan dari banyak kemungkinan kartu yang dimilikinya dan karenanya anda mengikuti taruhan (call) pada flop. Kemudian saat tahap turn muncul dengan kartu 2, dia cuma mengambil tindakan check.

Kombinasi dari profil lawan, aksi taruhan, dan kartu komunitas di atas meja akan membantu anda mempersempit rentang kartu yang mungkin dimilikinya. Anda bisa menganggap  bahwa dia memiliki kartu AK, AJ, A-10 dan mungkin J-10 (bunga sejenis), 10-9 sejenis, dan 9-8 sejenis.

Anda bertaruh setengah dari total pot, dan dia mengikuti taruhan (call). Sekarang bagaimana? Dari jangkauan kartu yang sempit seperti AK, AJ, A10, 109, dan 98 sedikit lebih mungkin untuk dimilikinya. Sementara pasangan kartu yang tidak sejenis lainnya dan J-10 sepertinya kurang mungkin dia miliki.

Mempersempit Rentang, Jangan Memperluasnya

Anda mungkin tergoda untuk memasukkan rentang tertentu (misalnya Q5 atau Q8) dengan tebakan yang diperoleh dari kekuatan kartu anda sendiri, dan tidak berdasarkan pada pemikiran yang jelas tentang lawan anda dan tindakan mereka.

Pikirkan hal ini, anda sudah menentukan bahwa pemain tertentu akan bertaruh pada susunan kartu Q7♣ 6♠ 2♦ yang ada di atas meja dengan AQ yang ada di tangannya atau kombinasi buatan lainnya daripada melakukan check atau call. Pada saat seperti ini, jangan mulai membawa diri anda sendiri pada skenario terburuk.

Sebagian besar pemain baru mungkin memiliki masalah paling besar dengan bermain pada tahap postflop. Saat putaran terus berlangsung, rentang kartu harus menyempit karena setiap informasi baru yang anda dapatkan (setiap kartu komunitas baru, setiap tindakan baru). Pemain pemula dengan pengalaman yang lebih sedikit dengan pemikiran berbasis rentang malah kadang-kadang akan semakin memperluas rentang kartu lawan mereka karena setiap kartu komunitas yang muncul di atas meja (terutama yang terlihat buruk bagi kartu mereka sendiri) membuat mereka melupakan tindakan lawan sebelumnya.

Misalnya, katakanlah setelah lawan anda mengikuti (call) taruhan anda, river membawa A dan dia hanya check. Apakah dia cenderung memiliki kartu A-X sekarang? Atau ada yang berubah, benarkah?

Sebelum kartu komunitas itu muncul di tahap river, anda sudah meneliminasi semua kombinasi A-X kecuali beberapa kombinasi yang sangat spesifik dari rentang kartu pemain ketat-agresif ini, yaitu AK, AJ, A10. Dia melakukan check pada kartu As di sini seharusnya bisa memberi anda informasi. Karena dia adalah pemain yang agresif, maka sangat mungkin dia akan bertaruh setelah memasangkan kartu As. Tapi dia juga mungkin pemain yang pintar dan mungkin akan call di sini dengan kartu As.

Terhadap pemain seperti itu, melakukan check dengan pasangan kartu 8 anda mungkin merupakan tindakan yang disarankan mengingat bahwa ia mungkin tidak akan melakukan call pada  taruhan tanpa kartu As (atau sesuatu yang lebih baik dari pasangan kartu 8 anda).

Kesimpulan

Pemain poker yang baik pun bahkan kadang-kadang melewatkan sesuatu sejak awal kartu mereka (atau membuat kesalahan ketika menentukan profil pemain), yang memberi mereka alasan merevisi pemikiran mereka pada turn dan river dan mungkin mengubah (atau memperluas) rentang kartu yang mereka tempatkan pada lawan.

Namun dalam kebanyakan kasus, berpikir dalam hal rentang kartu yang mungkin dimiliki lawan bisa memberi anda gagasan yang lebih jelas tentang makna dari setiap tindakan di seluruh kartu.

Awasi lawan anda dan gunakan tindakan mereka untuk membantu anda menentukan gaya dan kecenderungan mereka dalam bermain. Gunakan pengetahuan itu untuk “mempersempit” rentang kartu yang mungkin mereka miliki, maka akan membantu anda menemukan cara yang paling menguntungkan untuk bermain melawan mereka.

Langsung terapkan strategi yang telah anda pelajari dan bermain di agen poker terpercaya dan anda akan membuktikan keuntungannya jika dipraktikkan dengan benar.